Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Nike as kekee
Planet yang jauh dari peradaban
Abu-abu
Tidak pasti
Dan hanya setitik dari seluruh antariksa
Terpencil
CR 800, rahasiapun terungkap

Tapi, mereka tidak tahu bahwa planet itu begitu bahagia
Dia mengorbit layaknya planet-planet bimasakti yang mengelilingi satu bintang
Bintang tua bangka yang sudah berumur milyaran tahun
Cahayanya redup..!!
Tapi bintang itu mengabdikan dirinya untuk terus menerangi planet itu
Cahaya itu hanya untuk planet itu,
tidak untuk planet lainnya ^_^

Aku tidak membutuhkan bintang yang begitu terang dan terlalu menyilaukan bagi mata yang memandang, karena itu hanya membuat kagum planet lainnya. Dan bintang yang begitu terang relatif berumur pendek karena dia terlalu banyak mengorbankan inti hidupnya. Cukuplah bintang tua itu
*begitulah ujar planet CR-800*


Hanya planet itu yang mengetahui keindahan bintangnya
spektrum berwarna biru menari-nari menghiasi jilatan cahayanya
Beberap hal yang kebanyakan orang tidak tahu, 
bintang dan planet itu tidak terikat galaksi manapun
mereka mengarungi tempat-tempat yang mereka mau dengan bebasnya
gravitasi yang dimiliki planet itu disebabkan daya tariknya dengan sang bintang
hehehe, membuat planet tidak dapat menjauh

Planet itu diciptakan dari serpihan bintang tua
Subhanallah ^_^
Layaknya penciptaan Hawa dalam diri Nabi Adam

Bintang itu ternyata banyak mengorbankan dirinya
Uniknya, setiap meteroid yang melintas hanya menabrak bintang tersebut
Bukan planet itu..!!
Yaaa, bintang itu melindunginya
sebabnya pun tidak dapat terungkap

Sayangnya, bintang tersebut memliki gravitasi yang kuat sehingga dia memperkirakan bahwa umurnya tidak akan bertahan lama
Apa bintang itu tidak sadar?
Jika dia musnah, maka planet itu akan hancur ..!!
ssshhhh..

Jauh didalamnya, planet itu bersyukur dan bertasbih
karena dia memiliki bintang yang terlalu banyak mengorbankan diri untuk melindunginya
tidak seperti matahari..!!
matahari tidak ketat melindungi planet-planetnya
buktinya, planet biru tempat peradaban manusia dipaksa untuk melindungi dirinya sendiri dari terjangan meteroid
Apa karena bintang raksasa itu punya banyak planet?
sehingga dia bimbang memilih yang mana

Entahlah,
Biarlah semuanya berjalan sebagaimana mestinya sehingga menhadu setitik penerang dalam semesta kehidupan
About 0 masukan | edit post
Nike as kekee
Aku sadar, bintang itu sedang berada di dekatku, namun dia tidak menampakkan diri.
Dia pun tidak memberitahukan kehadirannya!
Padahal aku begitu merindukannya
Apa aku terlalu hina untuk merasakannya
Merindukan sinarnya yang mampu membuat mata batinku menari-nari ditengah kebisingan gradien
Merindukan segala tentangnya
Bintang itu kini tak mampu mendengar tangisku
Bintang itu mungkin tak menghiraukanku
ataukah dia punya rencana lain untuk membuatku tersenyum?
Bintang! Katakanlah apa maksud dari semua ini?
Aku tidak faham, aku sulit untuk mencerna
bahkan mustahil bagiku untuk menerjemahkan semuanya..!!
Kau begitu jauh, tak mungkin kugapai

Bintang! Padahal kehadiranmu tidak seindah bintang yang berkilauan disisi sana
Tapi, tempat keberadaanmu di sebuah langit abstrak begitu berarti hingga mampu menyilaukan mata yang melihatnya, termasuk aku!
Dulu, caramu menampakkan diri begitu berkesan dan misterius
Itu yang selalu aku ingat
Kau tidak seperti bintang lainnya
Kau memberikan kesan kenyamanan, dan itu begitu berbeda


Hal lainnya,
Kau membuatku tersenyum dengan cara yang tidak pernah orang lain lakukan
Kau membuatku menangis untuk hal yang begitu membahagiakanku, ataupun menghancurkan hati
Kau yang datang dengan cara yang tak pernah kusangka
Bintang, aku memanggilmu lirih
Sudahkah kau melupakan semuanya?
Kau telah menempati begitu banyak space dalam tempat yang tak pernah terjamah orang lain
Saat kau pergi dan tidak kembali, tempat itu kosong tak berpenghuni



Aku kehilangan
Menangis
Tapi aku tak menampakkan kesedihanku pada siapapun
tidak pernah
karena kesedihan itu akan berganti dengan kehadiranmu kembali
bukankah begitu?

Tapi kapan waktu itu datang?
Aku hanya menunggui langit abstrak itu setiap hari
dengan bulir air yang berharap satu kepastian
Takkan bisa aku pergi
Bintang
About 3 masukan | edit post
...
Nike as kekee
Berkarat..!!
Cerita yang berkarat, kuaikui seperti paku..
kian hari kian dalam menghunjam jantung
Hingga sama sekali tidak tersisa tempat untuk bersedih
Air mata telah kering..
Habis menangisi hal yang membuatku tak mampu berfikir jernih

Sssshhhh..
Aku tak mau putus asa, Tuhan..
Bukankah Engkau sebaik-baiknya penolong?
Bukankah Engkau sedang sedang menyiapkan yang terbaik untuk hambaMu yang kian hari kian melemah..

Rasa bersalah..
Membuat sedih ini semakin dalam
Tak ada ujung
Tak bertepi

Karat yang tertancap, menyisakan luka menganga..
Hingga akhirnya membusuk


Jika aku tidak bisa menahan kesedihan ini,
mungkin saja aku bisa mati..
Bukan..!!
Bukan aku yang mati
Tapi hati..


Knp masih membicarakan soal hati?
Bukankah orang sepertiku memiliki hati
Maafkan aku yang dulu membuatmu terlalu sakit..
Maaf


i've hurt my self by blaming you
About 0 masukan | edit post
Nike as kekee
Bismillah
 
Denting tak henti untuk menyurutkan langkahku
Langkah dimana asa dan harapan menggantung membanjiri sisi-sisi kehidupan
Tak pelak, pernah kurasakan perih ketika mimpiku hampir musnah
Namun cintaNya menarikku kembali dalam dinding yang teramat menjadi misteri
Misteri yang tidak akan pernah datang untuk kedua kalinya

Kau tahu, Tuhan
Engkaulah alasan untukku bertahan
hamba tahu, Tuhan
Engkau mempunyai rencana luar biasa di hadapanku
Dan hamba teriakan, hamba menantikan rencana indahMu

Pernahkah kawan rasakan...
Ketika pekat malam merundungi tiang langit
Semua diangkasa terasa gelap
dan dingin
Tapi, di balik awan yang menutupi kidung malam,
kalian percaya bahwa sinar rembulan dan bintang tidak mati

Seperti itulah ku memaknai hidup
Disaat semuanya sulit dan menghilang
kita harus percaya bahwa diujung jalan sana, kesuksesan menunggu kita
Lambat laun, atau secepat pesawat jet berkecepatan angin

Tak selamanya kesusahan dan keterasingan akan betah menemani hidup kita
 
Dan semuanya tergantung dari bagaimana cara kita memandang
Bukankah setelah cerah, pasti mendung dan hujan?
Dan setelah itu, baru kita bisa melihat kilauan indah pelangi?

Berusahalah
-Puisi yang kubuat ketika jenuh dengan rutinitas PKL-

About 0 masukan | edit post