Nike as kekee
Huahhhh.. lelah banget kawan.. Ternyata ngeMOS tahun ini lebih berat daripada taun-taun kemaren.. Gak tau dah kenapa.. Mungkin karena tuntutan peran saya yang bisa dibilang sebagai ANGELNYA MOS a.k.a. BAIK.. (Ngawas dan ngebela prasa-prasi)..  Well, jadi dimata mereka, nike galak baik banget deh..!! hahaha.. padahal mah udah keluar tanduknya, dan pengen marah banget.. CKAKAK..  Tapi, it's so fine lah.. skalian nyari muka didepan adek-adek kelas.. Kan lumayan, jadi banyak yang ngefans, siapa tau dapet surat cinta terbanyak di taun ni.... wkakak.. ckckck.. niatnya udah ga baik

Eh, kelupaan, belon salam
Assalamu'alaykum..  ^_^
Ahh.. males banget ngomongin MOS.. brrr.. kayaknya kudu ganti tema.. Tapi ya gimana lagi? orang ga ada tema lain.. hahaha..
Tadi ga mood banget ngeMOS. Soalnya fikiran ane bercabang, kalo dibuat sungai mah, udah gak tau arah.. Mana besok demo KIR (Karya Ilmiah Remaja). Sebagai pengurus, harus mempersiapkan promosi sebaik mungkin, sedangkan waktu ngehubungin anggota lainnya, jawabannya nano-nano
Nike as kekee
Assalamu'alaykum

Gimana kawan? ga bosen kan baca postingan nike.:p
Well.. dapet pengalaman yg bner2 berharga hari ini. pagi tadi sebelum berangkat menjalani aktivitas, seperti biasa makan bubur di deket kostan. Nike manggil dia dengan panggilan papa, eh salah, abah maksudnya.
Udah kenal banget ma tuh tukang bubur. Yah, katanya dia sih, anaknya mirip BGT ma Nike. Euleuh, cuman bisa cengo ngedengernya. "Pak, saya kan limited edition, ga bkl ada yang nyamain" wkakak..

Tiap makan disitu, selalu gratis (coret ah, biar gak gengsi). Tapi nike juga pny harga diri lah. masa makan gratis mulu? hahags. yasudahlah, not important

Orang baek, rejekinya ngalir.. ^_^

Pas lagi makan, ada bapak-bapak.. Ngomong panjang lebar tuh (panjang ma lebarnya ga tau berapa meter, 2 kilo mah ada). Pertamanya mah PDKT gitu. Nanya-nanya kuliah dimana. Weiss, ane masih SMA pak. Muka ane kolot ato dewasa? Kalo dewasa mah gpp deuh. Tp kalo kolot, ga kayaknya mah.
Entah darimana asalnya, tiba-tiba jeder..!! jadi yambung ke singapur. Sedikit penggalan ma pepatah yang bisa nike tarik kesimpulannya, simak baik-baik yak

Nike as kekee
Assalammulaikum warahmatullahi wa barakaatuh

Diluar nalar fikiranku, setelah berbagai aktivitas yang kulakukan, kubuka buku yang telah lama aku lupakan, tik tik tik.. kutatap jam yang berukirkan asmaNya, dan kusadar jika denting waktu sudah menunjukkan jam 9 malam. Aaaaah.. tubuhku gemetar sekali. Kutuliskan bait demi bait puisi indah dalam lembaran kisah hidupku, tak terasa semuanya begitu jelas dipelupuk mata. Yah, syaitan telah mengacaukan segalanya. Wajah yang kutatap satu jam yang lalu membayangi degup jantungku, ya.. begitu teduh dan damai. Kulelehkan air mata kesombongan yang mengalir dipipiku. Akhi, begitu hinakah diri ini yang pernah meminta agar engkau menjadi pendampingku. Tapi, mulai detik ini, akan kuhapus semua bayangmu, dan tak akan pernah aku ulang kesalahan yang dulu. Akhi, maaf, dirimu hanya angan semu. Semuanya tak ada yg tersisa, kecuali secuil masa yang akan kusimpan selamanya.

Setengah jam kemudian, puisi tentangmu berhasil aku ungkap..

Untukmu Akhi..

Akhi, rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih baik darimu. Yang Tak pernah Mengantuk dan Tak Pernah Tidur. Yang siap terus menerus Memperhatikan dan Mengurusku. Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga terakhir malam. Yang siap Memberi apapun yang kupinta. Ia yang Bertahta, Berkuasa, dan Memiliki Segalanya.

Maaf akhi, tapi menurutku kau bukan apa-apa dibanding Dia. Kau sangat lemah, kecil, dan kerdil di hadapanNya. Walaupun kau begitu rupawan, Ia lebih indah dan bercahaya dari dirimu. Ia berbuat apa saja sekehendakNya kepadamu. Dan akhi, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuatNya cemburu. Aku takut, hubungan kita selama ini membuatNya murka. Padahal Ia, Maha Kuat, Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha Keras SiksaNya.


akhi, belum terlambat untuk bertaubat. Apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan olehNya. Ia bisa marah, akhi. Marah tentang saling pandang yang pernah kita lakukan, marah karena pernah ketetapanNya kuadukan padamu atau tentang lamunanku yang selalu membayangkan wajahmu, marah karena aku pernah mendahului takdirNya dengan menunggumu menjadi jauziku kelak padahal itu belum pasti adanya. Ia bisa Marah. Tapi sekali lagi semua belum terlambat. Kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau Memaafkan dan Mengampuni. Akhi, Ia Maha Pengampun, Maha Pemberi Maaf, Maha Menerima Taubat, Maha Penyayang, Maha Bijaksana.



Akhi, jangan marah ya. Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku padaNya, tidak pada selainNya. Tapi tak cuma aku, Akhi. Kau pun bisa menjadi kekasihnya, kekasih yang amat dicintai dan dimuliakan. Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-laranganNya termasuk dalam soal hubungan kita ini. Insya Allah, DIa punya rencana yang indah untuk masa depan kita masing-masing. Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang dibenciNya, kau pasti akan dipertemukan dengan seorang wanita shalilah. Ya, wanita shalilah yang pasti lebih baik dari diriku saat ini. Ia yang akan membantu-mu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridha Allah dalam ikatan pernikahan yang suci. Iniliah doaku untukmu, semoga kaupun mendoakanku, akhi.

Akhi, aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini. Tapi, aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah. Ya, saudara di jalan Allah, akhi. Itulah ikatan terbaik. Tak hanya antara kita berdua, tapi seluruh orang mukmin di dunia. Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari krim beku.

Maaf, akhi. Tak baik rasanya aku berlama-lama menulis puisi ini. Aku takut ini akan merusak hati. Tak akan ada lagi sms dariku yang rutin masuk ke hapemu untuk menanyakan sudah shalat atau belum. Aku tak ingin engkau memiliki sedikit rasa ria (sombong) sedikitpun di hatimu ketika akan beribadah, karena itu sangat dibenci oleh Allah dan tak akan diterima amalnya. Guratan pena terakhirku di puisi ini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita, Insya Allah.

Wassalammualaikum warahmatullahi wa barakaatuh.
Nike as kekee
Kesunyian menenggelamkan ku pada mimpi hampa. Ketika kucoba memahami makna hidup yang sudah sering kulupakan hingga satu petuah bijak pun kuabaikan bahkan sempat kutanggalkan cintamu di ujung persimpangan gang kedewasaanku. Aku terkapar dihamparan luas kebohongan diri. Aku melupa. Aku memanja pada dunia yang tak kekal cintanya. Dan kini aku sendirian bak cacing kepanasan, menggeliat-liat di tanah merah ujung kematian. Terjeratku pada janji kepalsuan lantaran salah dalam sebuah pilihan. Apakah hidup sebuah pilihan? Aku tergagu menatap jalanan yang kian menyempitkan harapan.


Memang pilihan itu ada di garis tanganku sendiri tapi entah mengapa aku tak mencoba untuk mencari tahu akan makna tentang garis-garis kehidupan yang tergurat jelas dalam genggaman tanganku ini. Hingga aku terpojok pada persimpangan gang kehidupan. Sungguh bukan gang kebahagiaan yang kupilih untuk masa depan melainkan gang kegelapan yang kuagungkan diantara kaki-kaki kecil berlari menata mimpi. Setidaknya mimpi kelam yang kuukir dari hidupku belasan tahun ini.

Sungguh sekali pun jika kutanyakan pada diri ini tentang hal apa yang telah kuberikan padamu, jawaban yang tersirat adalah kosong lantaran sama sekali belum ada satupun yang mampu kuberikan padamu sebagai ganti darah dan keringat yang kau teteskan saat kau melahirkanku ke dunia. Aku tahu engkau memang tak mengharapkan apa-apa dariku sebagai belas kasihmu. Dan memang bukan harapanku untuk melupakannmu.

Dosakah aku ibu jika pernah sekali waktu kulupakanmu dari benak mimpiku meskipun kau tak pernah terhempas dari relung-relung jiwaku. Namamu memang terukir indah dalam hati setelah nama Sang Illahi menguasai jiwa. Tapi entah mengapa wajahmu menghilang dari angan seakan ikut tenggelam dalam kehampaan malam-malam ku menanti sang lelaki datang mengagahi bayangan.
Sekian tahun engkau pergi meninggalkanku. Sekian tahun pula aku melupakanmu dan sekian tahun pula kucoba menutup rapat-rapat pintu hatiku untuk merindukanmu. Apalagi untuk meneteskan airmataku ini sekedar tuk kujadikan pelipur laraku, aku enggan ibu. Aku memilih mengasingkan diri dari kerinduan menggebu ini dan bergelut diantara rindu-rindu palsu menari-nari indah dalam setiap kelopak mata bergenangkan airmata kerinduanku untukmu. Dan kini aku merindukanmu ibu.

Peluklan diriku agar tak jauh denganmu
Lebih baik kau tidur diatas pangkuanku
Sebelum terlena senandungkanlah doa
Ukirlah namaku direlung hatimu
Lihatlah mentari perlahan akan tenggelam
Biasanya kan datang rembulan di waktu malam
Angin bertiup menyentuh dedaunnan
Nampaknya menari riang ditemani rembulan
Tuhan lihatlah kami yang tiada lelah berdoa
Dibalik tirai yang sepi menanti hangatnya diri
Dibawah sinar rembulan nampak terang menipis
Tatapanmu teru indah disinari rembulan

Ingatkah kau dengan senandung lagu ini ibu? Lagu yang pernah kau nyanyikan ketika sedang dalam kegalauan. Aku melupakan lagu ini karena memang aku sudah ingin melupakanmu. Dan aku memang telah melupakanmu. Tapi aku keliru ibu, justru melupakanmu adalah awal kelabuku menghadapi masa depan. Aku gagal meraih harapan dan selalu gagal dalam sepanjang perjalanan. Hingga ketika kumenemukan satu persimpangan jalan, kutemukan satu bayangan dimana dia membawakanku setangkai lagu cinta. Lagu yang memaksakanku untuk kembali mengingatmu. Lagu senandung doa.
Bukan kesengajaan memang dan kuyakin memang bukan, karena dia tak pernah tahu tentang makna senandung doa itu tapi ini adalah petunjuk Tuhan dimana aku harus kembali mengingat pada satu wajah yang pernah melahirkanku dan pada satu wajah yang pernah membagikan kasih dan senyumnya untukku menatap dunia dan pada satu wajah yang pernah membagikan cinta atas pengorbanannya membuatku hidup dengan penyambung nyawa lewat desahan nafasnya.
Setidaknya kembali mengingatkanku bahwa surga ada dibawah telapak kakimu ibu. Dan aku harus mencari surga itu meskipun kehangatanmu kini jauh dari dekapanku tapi kuyakin kasih dan sayangmu tetap hangat diantara kesunyian-kesunyian senja menjemput malam hingga bersandar menanti cahaya sang fajar. Betapa kehangatan mentari itulah kehangatanmu yang terkirim dari surga. Sebagai kekuatan dalam hatiku bahwa hidup ini sebenarnya indah dan berkah diantara sejuta anugerah-anugerah Tuhan yang sempat kuhempas dari kenyataan.

Ibu, maafkan aku dan kini ijinkan kaki kecilku ini menampak kembali di hamparan tanah merah tempat mu istirahat. Biarkan jari jemari ini menjamah batu nisan bertuliskan namamu. Biarkan hati kecilku menyenandungkan doa-doa untukmu. Sebagai ujud nyata bahwa aku rindu padamu. Semoga kau tersenyum pagi ini laksana cahaya mentari bersinar cerah memberiku kehangatan kasih Tuhan. Dan kasih itulah kasihmu padaku. I Miss You Mom…..moga kau bahagia disisiNYA.

Dengan cinta _NIKE ANDINI_



Nike as kekee
Jum'at.. hari yang selalu kutunggu-tunggu kehadirannya. Entahlah, hari jum'at bagiku begitu menjanjikan. Sinar matahari menerpa kamarku. Sayup-sayup antunan nasyid terdengar di indera pendengarku. Dan segalanya berubah menjadi indah. Yah, begitu indah


berharap bgt hari ini ada pelangi. Tp sebuah keabsurditas kalo ada pelangi, tp ga ada hujan. ckckck. karena menurut teori fisika, pelangi terjadi akibat pembiasan dari 2 fase yang berbeda. untuk lebih jelasnya, silahkan buka situs berikut pelangiiii



Humph.. oh ya, rencana hari ini mau nonton eclipse di eka lokasari bogor bareng kakak. Pasti penuh bgt. Tapi, ga apa2 deh. Udah terlanjur penasaran sama ceritanya miss stephenie meyer yg seru abis. cerita ini mengisahkan tentang bella baca selengkapnya


semoga aja semua rencana bisa berjalan dengan anjar.. aamin deh

bagi siswa/i lainnya, mungkim skr masih libur. Tp tidak denganku dan tmen2 seperjuangan.. Aaaarrrrggghhhh.. merugikan. liburan cuman 3hari. Bayangkan kawan, secepatkah itukah?
Well, kita ditugasi oleh sekolah untuk menyukseskan MOS SMAKBO 2010. Okeh, saatnya balas dendam (kayaknya seneng bgt ngeliat ade kelas menderita. Maaf yah dek, dulu juga kita digojlok abis-abisan ma angkatan 53 ma 52. sampe bercucuran air mata. hahaha. cengeng)
MOS dimulai tanggal 5.. Tapi, 4 hari sebelumnya harus udah take di sekolah. Ada persiapan, rapat, dan yang lainnya. Bingung juga sih. Harusnya liburan kali ini dipake full. Siap-siap menghadapi UN tahun ini.

ah.. apa dikata? ini udah jadi beban yg diamanahkan sekolah kepada kami. hehe. Nasib anak eksis.. :p

Semoga bisa mempertanggung awabkan semuanya di depan Allah SWT nanti.
Adek angkatan 56, kakak baka berusaha jadi penanggung jawab harian yang baik. Supaya kalian semua bisa lulus MOS. Karena, lulus atau tidaknya kalian, ada ditangan kami.. hahaha (muka iblis)

Huft.. Yasudahlah.. Aku siap hadapi tantangan era globaisasi.. yeah..