Nike as kekee
Berdiam dalam sebuah bus mini ditemani seorang sahabat, meniti sebuah jalanan dengan tujuan hendak silaturohim. Tak ada satu patah katapun yang keluar dari bibirku ataupun bibirnya. Yang ada hanyalah suara deru mesin, keramaian kota dan musik yang dilantunkan pemusik jalanan. Sekitarku ramai, tapi hatiku KOSONG. Sunyi senyap. Entahlah, tapi aku nyaman dengan perasaan ini. Didalam kesenyapan ini, yang kulakukan hanya termenung dan menghayati setiap gerak gerik pemusik jalanan yang meminta kerelaan untuk menyisihkan sedikit belas kasihan terhadapnya. Mungkin kalian berfikir, tidak ada yang istimewa dari suara ataupun permainan gitarnya. Namun entah kenapa, aku begitu larut dalam lantunan lagu yang dia bunyikan. Dan aku tersadar, bahwa lagu itu membuatku menyusuri puing-puing kesalahan yang tercecer membendung sebuah dosa nan agung. "Damai bersamaMu-Chrisye". Ya, itulah lagunya.

Tiba-tiba renunganku dibuyarkan oleh getaran dan alunan lagu "Nantikanku dibatas waktu-EdCoustic" yang menandakan ada pesan baru yang masuk di HPku. Kubuka, dan isinya cukup membuatku tercengang bin kesal. "Lagi-lagi dari orang ini!" Gerutuku dalam hati. Entahlah, Tak ada yang salah dalam dirinya. Dia tidak pernah salah, namun akulah awal penyebab masalah yang kini mersarang dalam kalbuku. Tapi kenapa aku kesal kepadanya? Dasar bodoh!!!

Ok lah akan kuceritakan.. Kutorehkan catatan sejarah dilembar kehidupanku sejak ku memulai kehidupan di SMAKBo. Ya, SMAKBo-lah titik balik semua aspek dan pola pemikiranku. Disana, aku mulai menerapkan ajaran-ajaran ISLAM yang dulu telah aku mengerti namun tak jarang tuk dilanggar. Tepatnya bulan Maret 2009, aku ingin kembali dalam cintaNya, aku ingin lebih mencintaiNya, aku ingin menerapkan segala aspek yang membuat umat islam maju, aku ingin membangun keimanan diatas pondasi ISLAM yang kokoh, Aku ingin menjadi cerminan muslimah yang melakukan hukum ISLAM secara kaffah, aku ingin menjadi seorang akhwat, aku ingin menjadi orang yang dicintai-Nya.
Banyak rintangan yang aku lalui. namun berkat bantuanNya, aku telah berhasil melaluinya. Hidupku saat itu benar-benar nyaman, aku selalu melibatkan Allah dalam segala permasalahanku. Namun, hidupku mulai berubah ketika Allah mengujiku dengan ujian "CINTA". Enam bulan yang lalu, aku mengenal sosok pria yang lumayan membuat rasa simpatiku terhadapnya muncul. Tak ada yang istimewa dalam perkenalan antara aku dengan dia. Aku menggapnya seperti teman biasa. Tapi aku dan dia terjebak dalam permainan facebook yang membuatku sering berhubungan dengan dia. Sebelumnya aku akan menceritakan kelemahanku. Aku adalah sosok perempuan yang sangat peka, mudah terpengaruh, tak mudah melupakan seseorang (termasuk sahabat dll), tp tak mudah jatuh cinta, tidak suka rayuan dan sebagainya.
Kembali lagi kepermasalahan awal. Ternyata salah seorang sahabatku mengetahui bahwa aku sering ber-facebook-ria dengan pria itu. Dia sering mempengaruhiku dengan menceritakan seluruh kebaikan si pria tersebut. Aku mulai tau bahwa dia pernah aktiv dibidang kerohanian sekolahku. Mungkin sejak itu, rasa kagum mulai muncul. Aku tak pernah menyakan si pria itu kepada sahabatku, tapi sahabatku sendirilah yang menjadi informan jitu dan memberitahukan hal-hal yang menyangkut tentang dia. Lama-lama aku mulai risih "Kenapa sich nih anak ngomongin dia mulu! Gak ada omongan lain apa?" gerutuku.
Aku berusaha menutup telinga karena tak ingin membiarkan perasaan kagum itu menjalar menjadi perasaan lebih dari itu. ENTAHLAH.. Aku tak ingin berkenalan dengan perasaan yang selalu menyinggung sudut hatiku dengan sudut datang melebihi 90 derajat (Koq jadi matek ya? Hahaha)

Seiring waktu berlalu, entah ada angin apa, si pria itu tak seperti biasanya mengirim pesan dengan kata-kata yang super duper gombal. Membuatku jijik. ia seperti tidak menghargai aku dengan pengirimkan sms yang tidak pantas aku terima. Aku mulai menjauhinya dan berusaha membencinya.

Lost contact..!! Aku bahagia, karena tak ada lagi pria yang akan menginjak-injak harga diriku sebagai "Calon akhwat". Tapi yang membuatku bingung, kenapa aku penasaran (ingin mencari tau bagaimana sifatnya) dan selalu timbul perasaan rindu ketika jauh darinya? Ternyata aku sadar, aku salah membiarkan dia masuk dalam salahsatu episode hidupku. Ya, aku harus menghadapi konsekuaensi atas perasaanku sendiri. Banyak yang berubah dariku ketika aku harus berhadapan dengan virus merah jambu ini. Aku ingin kembali lagi kemasa saat aku belum mengenalnya. Dan aku nekat meremove dia dari friendlist facebookku agar aku mudah melupakannya.

Sedikit demi sedikit aku telah mengusir dia dalam babak hidupku.
Tapi entah karena apa, dia hadir lagi dalam hidupku dan mengirimkan sesuatu lewat inbox FB yang berisikan ttg permohonan maaf dan perasaannya. Selalu saja begitu. Sejak saat itu aku harus berfikir dua kali lipat untuk melupakannya. SULIT ya Rabby..

Aku mulai masuk kedalam permainanya. Diskusi agama, pengalaman hidup dan sebuah prinsip mambuat aku kembali dekat dengannya. Sejak saat itu, aku hanya menganggap dia seorang kakak. Hal itu kulakukan untuk mencegah perasaan yang takutnya melebihi cintaku padaNya. Dia begitu baik, dan pantas aku sebut kakak. Dia selalu mengingatkanku ketika aku alfa. Lama-lama perasaanku mulai luntur dan sedikit demi sedikit hilang.

Tiba-tiba kamis kemarin, Wahyu menceritakan semua tentangnya. Selama ini aku termakan semua omongon, rayuan, dan kata-kata palsu darinya yang berkedok ISLAM. Dia pintar membuatku jatuh cinta lagi. Aku tidak sadar bahwa aku telah dibohongi olehnya. Dulu, aku terlalu menaruh hati dan mempunyai harapan yang besar terhadapnya. Aku mengira bahwa dia mengistimewakan aku diatas teman wanitanya yang lain. Tapi ternyata TIDAK..!! Bodoooooooooohhhhhhhhhhh bangettt..

Karena kesalahanku, banyak waktu yang tersita..
Karena kesalahanku, iman yang sudah susah aku bangun runtuh dengan sekejap..
Karena kesalahanku, aku berubah..

_Cerita diatas merupakan sumber masalahku yang ingin aku pecahkan_

Aku menceritakan seluruh permasalahanku kepada Mas Wito dan Kak Achoey. Apa yang harus lakukan? Dan aku menemukan titik terang dalam masalah ini..

Jawabannya hanya satu, yaitu IKHLAS..!! Tujuan hidupku harus karena Allah. Buat apa aku mempermasalahkan hal-hal yang tidak memberikan kemaslahatan bagiku dan dunia ISLAM? Aku tidak akan melupakannya. Karena seseorang tidak pantas dilupakan. Cukup diambil ibrah yang kita dapatkan dalam masalah tersebut agar tidak jatuh dalam lubang yang sama. Aku akan melakukan perniagaan dengan Allah untuk menyerahkan seluruh jiwa dan hartaku diatas jalanNya.

Do'a seorang hamba yang berlumur dosa:

Ya Rabbi..

Jadikan dia seorang lelaki yang beriman,
Yang hatinya disalut rasa taqwa kepada Allah,
Yang jiwanya penuh penghayatan terhadap Islam,

Yang sentiasa haus dengan ilmu,
Yang sentiasa dahaga akan pahala,
Yang solatnya adalah maruah dirinya,
Yang tidak pernah takut untuk berkata benar,
Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu,
Yang sentiasa bersama kumpulan orang-orang yang berjuang di jalan Allah.

Jadikan dia seorang lelaki,
Yang menjaga tutur katanya,
Yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya,
Yang tidak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya,
Yang sentiasa berbuat kebajikan kerana sifatnya yang penyayang,
Yang mempunyai ramai kawan dan tidak mempunyai musuh yang bersifat jembalang.

Jadikan dia seorang lelaki,
Yang menghormati ibu bapanya,
Yang sentiasa berbakti kepada orang tua dan keluarga,
Yang bakal menjaga kerukunan rumahtangga,
Yang akan mendidik isteri dan anak-anak mendalami Islam,
Yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan,
Kerana dunia baginya adalah rumah sementara menuju akhirat.

Jadikan dia seorang lelaki,
Yang sentiasa bersedia untuk menjadi imam,
Yang hidup di bawah naungan al-Quran dan mencontohi sifat-sifat Rasulullah,
Yang boleh diajak berbincang dan berbicara,
Yang menjaga matanya dari berbelanja,
Yang sujudnya penuh kesyukuran dengan rahmat Allah ke atasnya.

Jadikan dia seorang lelaki,
Yang tidak pernah membazirkan masa,
Matanya kepenatan kerana membaca al- Quran,
Suaranya lesu kerana penat berzikir,
Tidurnya lena dengan cahaya keimanan,
Bangunnya Subuh penuh kecergasan,
Kerana sehari lagi usianya bertambah kematangan.

Jadikan dia seorang lelaki,
Yang sentiasa mengingati mati,
Yang baginya hidup di dunia adalah ladang akhirat,
Yang mana buah kehidupan itu perlu dibaja dan dijaga,
Agar berputik tunas yang bakal menjaga baka yang baik,
Meneruskan perjuangan Islam sebelum hari kemudian.

Jadikan dia seorang lelaki,
Yang tidak terpesona dengan buaian dunia,
Kerana dia mengimpikan syurga Allah.

*******************************************************************************
Makasih buat si Pria yang ingin menungguku..
Aku ikhlaskan kamu, wahai pria yang menawan hatiku..
Aku tak ingin terikat sebelum hari yang ditetapkan tiba..
Aku tak ingin mengekangmu..
Terserah mau jalan hidup mana yang akan kamu pilih..
Namun aku akan selalu mendokan kebaikan untukmu

Terlalu lelah bagiku dan bagimu untuk menyusuri jalan yang bisa membuat aku dan kamu tergelincir dalam neraka Jahannam..

*******************************************************************************

UNTUKMU AKHI

Kau bilang “ana akan menunggu ukhti beberapa tahun lagi ketika ukhti sudah lulus”
Buat apa kau katakan itu skrg akhi...
Jika belum siap adalah jawabannya,, lalu kenapa harus kau katakan rencanamu itu padaku..
Tidak taukah engkau,, kata2mu itu bisa menggoyahkan kekokohan iman yang sedang susah payah ku bangun..

Jangan mengotori hatimu lagi dengan selalu menghubungiku
Kau seharusnya menjaga hatimu sampai tiba waktunya nanti untuk kau berikan seutuhnya kepada wanita yang berhak.. tapi kan belum tentu wanita itu aku...

Ketika kau bilang.. “ati2 ya di sana.. jaga diri baik2..”
Bukannya aku ga suka diperhatiin dan dijagain..
Tp cukuplah Allah yg menjagaku..
Dan tanpa kau bilang begitu pun aku akan berhati2 di sini dan menjaga diriku dengan baik untuk suamiku nanti.. dan itu belum tentu kau..

aku tidak bisa menjanjikan apa pun.. karena aku tak tau apa yang akan terjadi padaku nanti...
Sebuah nasehat yang perlu aku dan kau ketahui:
"Wahai akhwat, jika datang kepadamu laki-laki baik-baik yang melamarmu, maka bisa jadi dialah pangeranmu.
"Wahai ikhwan, jika gadis pujaanmu telah dilamar orang, maka lupakanlah. Karena bisa jadi dia bukan permaisurimu."


Aku yakin kau tau janji Allah.. laki-laki yang baik hanya untuk wanita yang baik..
Maka kalau memang nantinya kita tak berjodoh,, ya itu artinya barangkali aku tak cukup baik untukmu.. pastinya ada wanita lain yang baik untukmu..

Dan yakinlah... kalau memang aku bukan tulang rusukmu,, maka apa yang kau rencanakan itu tak akan pernah terjadi...

Dan jika aku ini tulang rusukmu, maka tanpa kau minta aku untuk tidak ta’aruf dengan orang lain pun, aku akan tetap jadi pendampingmu..

Karena ku yakin,, tulang rusuk tidak akan tertukar..


^_^
Nike as kekee
Obralan yang panjang antara Nike dan sahabat-sahabat mulai menghiasi istirahat kami di Siang yang sangat panas itu. Aku lupa kapan tanggalnya obrolan itu berlangsung, yang jelas saat itu aku masih duduk di kelas 3SMP.


Mungkin terlalu panjang jika diceritakan, tapi inti dari obrolan itu adalah keinginan kita yang berencana membuat 100 daftar harapan dan hal-hal yang diinginkan. Setiap orang membuat 100 Harapan dan harus dikumpulkan 1minggu setelah itu. Satu minggu pun berlalu. Saat dikumpulkan dan membaca harapan itu kita smua pada ngakak, karena isinya impossible banget..!! dan gak akan mungkin terwujud. Such as: Pengen punya suami direktur bank BI lah, pengen punya separuh dunia lah, pengen pergi ke planet jupiter dan tinggal disana lah, pengen nilai UN 40,00 (alias sempurna), dsb. Hahaha..

Malam ini, aku akan mengulangi dan membuat kembali 100 rancangan, harapan dan hal-hal yang ingin dilakukan seumur hidupku. Tapi yang jelas kali ini akan lebih masuk akal. Bismillahirrahmanirrahim.. Semoga terwujud

1. Bisa banggain mama dan papa pas acara wisuda nanti. Anaknya sukses dengan gelar.
2. Naik kelas dengan nilai memuaskan
3. Lebih meningkatkan kinerja ROHIS di SMAKBo dan harus ada penyuluhan-penyuluhan yang tidak terlalu fanatik, harus aktif di bidang kemanusiaan dan agama
4. Hafal surat Al-Mulk dan minimal al-kahfi 10 ayat terakhir
5. Harus lebih semangat dalam menjalankan visi dan misi agama. Ga boleh terbentur oleh beberapa hal seperti sakit, apalagi ikhwan
6. Nilai UN SMA rata-ratanya harus lebih tinggi dari UN SMP, berarti harus lebih bagus dari 9,10
7. Ide PKT harus cemerlang, dan dapet 4 thumbs up
8. Sukses PKT dan PKL
9. PKL di tempat yang enak
10.Menyelam di kepulauan seribu ^_^
11. No Pacaran until akad
12. Ngebantuin penyembuhan papa dalam penyakit asmanya
13. Lebih jago main piano
14. Pengen pergi UMROH bareng keluarga
15. pengen Punya motor vespa matic warna pink, helm yang ada kacamatanya, pake syal warna pink, dan keliling pake motor itu.. Witwiw (Serasa jadi akhwat yang paling keren)
16. Punya rumah pohon yang dibawahnya ngalir sungai yang dangkal dan airnya jernih banget, Ditemani burung yang bersuara emas
17. Ngedatengin tempat yang ditumbuhi ilalang (kalo bisa, tinggi ilalang itu sepantar), dan lari-larian sambil ngebelah padang ilalang dan niup-niupin bunga kapas
19. Beli biola dan belajar memainkannya
20. Pengen naik gunung minimal 1x dalam hidup
21. Punya bunga mawar hitam
22. Arung jeram 50km
23. Rumah yang gak gede tapi bener-bener asri dan ngebuat nyaman
24. Walaupun ga kuliah ditempat-tempat hebat, tapi harus punya azzam kuliah dengan uang sendiri. Tanpa mengandalkan orangtua.
25.Menjadi mentor yang baik untuk mentee-menteenya
26. Nyelesein S1 dalam waktu 4 tahun, ga boleh lebih
27. Main piano waktu mama ulang tahun
28. Kerja ditempat yang enak, dan bakal setia di perusahaan itu sampe ngedudukin jabatan penting di perusahaan itu.
29. Beliin mama dan papa Piala yang judulnya "Pasangan Terbaik"
30. Gak mau punya rumah diluar pulau Jawa (Biar gampang nengok orang tua)
31. Diriin rumah sosial, baik itu panti asuhan, panti jompo, atau rumah tahfidz
32. Ngebangun rumah Allah a.k.a masjid di daerah yang kurang sosialisasi Islamnya dan (pengennya sich) bardakwah disana (Itu juga kalo belum punya suami)
33. Pengen nyium kaki mama (Ampe sekarang masih gengsi, padahal mah pengen banget)
34. Gaji pertama langsung nraktir ade-ade dan nyisihin buat yang membutuhkan
35. Pengen ke pantai sore-sore, ngeliat sunset dalam keadaan abis ujan.. Romantis banget ya
36. Jalan-jalan kesebuah pedesaan pake mobil bak terbuka, dan Nike duduk dibawah terangnya bulan bareng temen.
37. Guling-gulingan dipasir putih. Hahaha
38. Berkuda di Gunung Bromo pake sorban dan kacamata hitam (Kayak orang buta jadinya) Wkwkwkwk
39. Ke Ujung genteng.
40. Ke air terjun yang airnya sejuk banget bak air es dan muncrat-muncrat menampar pipi..
41. Berkuda dimanapun.
42. Ke Palestina dan memperjuangkan hak-hak warga Palestin yang telah terenggut oleh kejamnya zionis israel
43. Napak tilas lagi ke Palembang, dan daerah-daerah masa kecilku juga pengen ngerasain lagi naik sepeda kumbang warna pink yang depannya ada keranjang buat nyimpen tas
44. Ketemu ma temen-temen SD dan dia
45. Pergi ke perkampungan kumuh dan menyantuni mereka
46. Naek motor dari Tangerang-Sukabumi.
47. Naek pesawat ke Singapur
48. Punya kamera yang bagus dan keren..
49. Ke luar negeri, walaupun ke Malaysia atau ke Singapura
50. Pengen piano klasik yang gedee banget, warna item ato coklat.. Biar mirip kayak sherina.. wkwkwkwk.. Ngareeepppp...!!!
51. Ada yang dateng kerumah buat ta'aruf dan orangnya yang udah nike suka.. Amin.. amin.. amin..
52. Nikmatin musim salju
53. Ngaji lebih tartil, tahsin doooong
54. Bikin perpustakaan
55. Buat 1 novel aja
56. Pergi ketempat yang bener-bener tenang bareng orang yang kucintai.. hahaha
57. Menikah dengan orang yang bisa membawa nike dan keluarga Nike menuju SyurgaNya
58. Bisa qrueesteek.
59. Ngbantu orang tua dalam ngebiayain adik-adik sekolah.
60. Punya anak-anak yang lucu.
61. Berlayar ke danau toba
62. Kalo dapet anak laki-laki, bakal dilesin olahraga, dan kalo dapet anak perempuan harus dilesin biola (Obsesiku yang tidak tercapai)
63. Rutin Tahajjud
64. Besanan ma salah satu dari sahabatku, pengennya sich besanan ma Wahyu biar cucunya SEMPURNA.. hahagz
65. Rutin baca Al-Qur'an
66. Pergi ke Semarang napak tilas bareng ,a,a
67. Pengennya sich ga ninggalin shalat dhuha
68. Fokus untuk mendirikan lembaga kemanusiaan
69. Bisa Masak opor :p
70. BAHAGIAIN MAMA, PAPA DAN ORANG-ORANG YANG SAYANG MA NIKE
71. Menjadi salah satu bagian dari panti asuhan, tapi ga mau jadi anggota
72. Bisa terus akur ma sodara-sodara mpe kakek nenek
73. Punya mertua yang sangat baiikkk
74. Ga mau jadi orang terkenal, tapi cukuplah jadi orang yang berpengaruh
75. Sidang dengan hasil memuaskan
76. Semoga dapet suami yang mengerti, dewasa, bertanggung jawab, romantis dan gak plin plan.. Hahaha
77. Melupakan hal-hal yang menyakitkan selama hidup
78. Metik bunga Edelweiss buat mama dan papa tercinta
79. Beli Laptop sendiri
80. Bisa mandiin, ngafanin, nyolatin mayat minimal.
81. Menyadarkan adek buat pake jilbab dan menuntunnya untuk lebih mengenal islam juga menyadarkannya bahwa Islam adalah agama terindah
82. Berharap punya seseorang yang bisa mengingatkan disaat salah, membantu berdiri disaat jatuh, mensupport disaat lemah, dan menyalahkan disaat tidak benar (Tidak manis dibibir aja)
83. Pinter Muhasabah: evaluasi diri dan meningkatkan kualitas diri dengan selalu mengambil hikmah dari setiap sesuatu yang terjadi dalam diri. Muahadah: mengingat-ingat kembali janji yang pernah dikatakan. Mujahadah: bersungguh-sungguh kepada Allah SWT. Muraqabah: senantiasa merasa diawasi oleh Allah SWT. Muaqobah: mencoba memberi sanksi kepada diri manakala diri melakukan sebuah kekhilafan, memberikan teguran dan sanksi kepada diri kalau diri melakukan kesalahan.

Ya Rabbi, Ya Tuhan Hambam, semoga terwujud.. Aamin.. Aamin.. Aamin..

"Fashbir Shobron Jamiilaa.."

Yang tulisannya biru, alhamdulillah sudah terwujud..
Akan kutanamkan azzam dalam diri sendiri, bahwa suatu saat, aku akan melihat daftar keinginanku, terwujud seluruhnya.. Aamiin
Nike as kekee
Hari Sabtu kemarin, ku menyusuri sebuah ruangan dalam rumahku yang tak pernah terjamah oleh kedua kakiku.. Disudut ruangan itu, kulihat 2 onggok dus yang sangat berdebu, tak terurus dan lusuh.. Karena sifatku yang penasaran, aku pun membuka dus tersebut dengan bantuan benda tajam, mungkin saat itu pula aku tersentak.. Ternyata dus itu berisi surat-surat waktu mama dan papa pendekatan dulu.. Kubersihkan dus itu, dan kubawa kehalaman rumah.. Lalu satu persatu kupungut surat itu, dan kubaca dengan senyuman menghias bibirku (mungkin).. Berpuluh-puluh surat telah kubaca, namun aku sangat tertarik kesepucuk surat yang beramplop biru muda (sekarang sudah lusuh), mungkin ini surat disaat papa mengajukan ingin memperistri mama.. Ich,, so sweet..!! Kalo diliat dari isi surat, kayaknya mama tertarik sama papa karena papa orangnya tegas tapi bisa romantis.. hehehe.. Haduh, giliranku kapan ya? Wkwkwkwk.. tapi aku yakin, pasti masaku akan lebih indah daripada orangtuaku.. Karena aku akan melaluinya secara islam, dimana kehormatan dan sifat malu diutamakan.. n_n
Ich, pengeeeeeeeennnnn..!!

Check this out..!!

Palembang, 13 Mei 1989

Akan tiba saatnya
Jiwa ini terjerat cinta
Tak lagi sekedar mainan
Namun sebuah perjanjian

Cinta tulus ini
Terpadu juga dalam sebuah akad
Perjanjian diri tuk saling setia
Sehidup semati, menyatukan separuh jiwa

Saat akad terucap,
Resmi diri ini seutuhnya milikmu
Resmi hidup ini ku serahkan untukmu

Konsekuensikan ucap akad itu
Sebagai wujud cinta kita
Berjanjilah tuk katakan yang sebenarnya
Bahwa kita saling CINTA

Sungguh , ku tak dpt mengucapkan apa”
kata hatipun sulit utk menyusun kalimatnya yg indah
hanya kekaguman, kebahagiaan, kenyamanan yg justru ku nikmati skrg

walaupun perbedaan kondisi saat itu sdkt menampakkan yg sbnernya

tp sekarang aku,
yg akan mengajak mu utk hidup dan menjaga hatimu
mengobati luka perihmu
menghiasi wajahmu dgn senyuman
mencurahkan segala isi hatiku

ku rindukan saat” nanti
masa depan yg ckup mapan
saling berbagi diantara kita
saling percaya
saling menjaga
saling menghormati
dan saling menghargai

Tak lama lagi, aku akan menjemputmu untuk merengguk kebahagian
Hanya ada aku, kamu dan keluarga kita nanti
Semoga


Haaaaaaaaaaaaaaa...........!!!!!!!!! Papa bisa romantis juga ya? Udah ah, ntar diterusin lagi dech

About 0 masukan | edit post
Nike as kekee
Bismillahirrahmanirrahim..

Malam ini tak seperti malam-malam biasanya.. Aku merasa kemampuan untuk berimajinasiku lama-lama pudar.. Dan keahlian dalam merangkai katapun menghilang.. Untuk post-an ku kali ini, mungkin tak ada kata yang bertele-tele..



Ya Rabbi.. aku sangat yakin bahwa aku ini sedang berkhayal ...
yakin seyakin mungkin 99.99 %

aku berkhayal tentang masa SMPku yang sangat indah ...
yang ku fikir hanya bersenang-senang ...
tak ada beban fikiran sama sekali ...
aku ingat ...
saat aku bermain bersama teman-teman ...
saat aku belajar di SMP yang terkenal "Pintar bin bandel-bandel" itu ...
namun aku tetap bangga dengan SMP itu .
SMPN 01 Sukabumi yang penuh dengan kenangan ...
Mungkin, bagiku tiap kelas mempunyai memori dan keunikan masing-masing..
Disetiap kelas ada bermacam-macam alat peraga dan televisi yang menunjang kegiatan KBM, dikelas inilah persahabatan kita dimulai..
Kita (murid SMP 01) tidak mempunyai kelas tetap, karena sistem disini adalah Moving Class.. Seru sich, tapi capek..

aku ingin sekali kembali ke masa itu ...
saat aku sedih, aku slalu pergi menyendiri di blakang sekolah
yang menurutku, yaa sangat nyaman untuk menyendiri ...
aku slalu menangis di sana ditemani taman, bangku dan pohon yang rindang...
menyandarkan bahuku pada pohon belakang sekolah
sambil memeluk tasku erat-erat ...
aku yakin tak ada satupun yang tau bahwa aku menangis ...
karena, aku menangis hanya di tempat itu saja ...
sampai-sampai, teman-temanku mencariku ...
karena aku menghilang begitu saja...

teman-temanku ...
aku sangat bahagia mempunyai sahabat seperti mereka
aku sangat menerima kekurangan dan kelebihan mereka
hanya satu ...
aku tidak pernah menceritakan kesedihanku pada siapapun ...
aku slalu mencoba terbuka pada mereka ...
namun rasanya aku tak bisa ...
tak bisa menceritakan itu ...
karena ku yakin, mereka sedih melihatku sedih ...
maka dari itu , aku selalu bahagia di depan mereka ...
walaupun hatiku sangat menangis ...

aku sangat bahagia bersama mereka ...
sampai-sampai aku lupa akan kesedihanku ...
mereka slalu membuatku bahagia ...
Diana si Miss Perfect, Putri sang Presiden (Julukan buat ketua kelas), Gadis si Dancer, Lala yang tukang nraktir, Nastia si Miss English (Sering juara lomba bahasa Inggris), dan Laras Sang Juara..
Best Friend Forever, will never be replaced ...

Masih inget ga waktu kita mengaruhin guru supaya ga masuk kelas?
Waktu ngibulin pak satpam dan nyogok pake rokok biar bisa kabur dari sekolah?
Waktu disuruh ngecat tembok dan meja yang udah kita kotorin?
Waktu ketawa-ketawaan liat ade kelas yang songong?
Waktu pertama kalinya masuk keruang BP?
Waktu nangis-nangisan karna salah satu dari kita dapat masalah?
Waktu jailin anak cool head..
Mungkin kenangan itu sulit untuk diulang, sangat sulit malah..

Kita emang bandel banget, tapi kenapa ya guru-guru tetep nganggep kita bae?Hahaha..
Lumayan, sempet ngebanggain Wali kelas.. Diana, Putri, Nastia, Laras dan Saya masuk ke 10besar lulusan terbaik.. (Gimana ga bagus? Orang pas UN dapet bocoran.. wkwkwkwk.. Hanya orang gahol yang dapet.. Pas UN cmzn gitu.. Astaghfirullah, ga bakal diulangin lagi dech..)

owww ....
aku sadar setelah aku berhenti mengkhayal ...
aku menampar pipiku sekeras mungkin ...
untuk membuktikan, bahwa aku sudah sadar ...

sekarang aku sudah sadar ...

bahwa mereka sudah tak ada ...
mereka mempunyai kehidupan masing-masing ...
mungkin mereka sudah lupa ...
lupa akan aku, aku yang slalu ditemui mereka dengan mata sembab
sehabis dari belakang sekolah ...

aku mulai bisa terima, dan terbiasa tanpa mereka ...
Setiap kali pulang ke Sukabumi..
sesekali aku kembali ke sekolahku, mengingat mereka ...
berdiam diri di taman belakang...
dan berharap mereka datang...
sangat berharap mereka datang...
aku terus menunggu mereka...
sampai-sampai penjaga sekolah menyuruhku pulang...
karena hari sudah sangat sore ...

lalu aku pulang dengan perasaan kecewa ...
Sangat KECEWA !!
apa mereka sudah lupa dengan kenangan kita sewaktu di SD ?
apa mereka sudah lupa dengan janji kita ?
apa mereka sudah lupa dengan seribu kata bahwa "MASA-MASA SMP YANG TAKKAN TERLUPAKAN ?"

mana janji kalian ?
kecewa ...
sangat kecewa ...
benar-benar kecewa ...
sumpah kecewa ...

tapi, yasudahlah ...
memang begini adanya ...
toh, sekarang akupun bahagia dengan temanku di SMA ...
sangat bahagia ...

dan akupun sadar kembali ...
Bahwa ini adalah sekarang, bukan dulu ...
Nike as kekee
Hari ini, tak terlalu indah untuk dijalani. Terlalu banyak waktu yang kuhabiskan diatas ranjang. Nafasku sesak, perutku perih, kepala pusing, dan entahlah.. Terlalu indah jika dirasa. Nikmatin aja, toh kalo udah meninggal gak bakal lagi ngerasain sakit (itu juga kalo bnyak amal sholeh) hehehe.. Kuambil notebook kesayangan, dan OL diatas kasur sambil menikmati sejuknya udara di Sukabumi. Siutan burung mengiringi gerak tanganku yang berkutat diatas keyboard. Suasana sepi senyap didalam rumah membuat hatiku sedikit galau, dan kuputar lagu-lagu nasyid agar mengurangi sedikit kesepian. Seperti biasa, kubuka google untuk mencari bahan-bahan yang mungkin bisa menambah pengetahuanku dlm beragama. Dan kutemukanlah arrtikel yang berjudul

Wanita bisu, tuli, buta dan lumpuh yang kau intai


Ku begitu tertarik melihat judulnya, dan setelah dibaca, isinya pun tak kalah bagus. Mending berbagi dengan penikmat blog lainnya biar bermanfaat


Seorang lelaki yang saleh bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba dia melihat sebuah apel jatuh ke luar pagar sebuah kebun buah-buahan. Melihat apel yang merah ranum itu tergeletak di tanah terbitlah air liur Tsabit, terlebih-lebih di hari yang sangat panas dan di tengah rasa lapar dan haus yang mendera. Maka tanpa berpikir panjang dipungut dan dimakannyalah buah apel yang terlihat sangat lezat itu. Akan tetapi baru setengahnya di makan dia teringat bahwa buah apel itu bukan miliknya dan dia belum mendapat ijin pemiliknya.

Maka ia segera pergi ke dalam kebun buah-buahan itu dengan maksud hendak menemui pemiliknya agar menghalalkan buah apel yang telah terlanjur dimakannya. Di kebun itu ia bertemu dengan seorang lelaki. Maka langsung saja ia berkata, "Aku sudah memakan setengah dari buah apel ini. Aku berharap Anda menghalalkannya". Orang itu menjawab, "Aku bukan pemilik kebun ini. Aku hanya khadamnya yang ditugaskan merawat dan mengurusi kebunnya".

Dengan nada menyesal Tsabit bertanya lagi, "Dimana rumah pemiliknya? Aku akan menemuinya dan minta agar dihalalkan apel yang telah kumakan ini." Pengurus kebun itu memberitahukan, "Apabila engkau ingin pergi kesana maka engkau harus menempuh perjalanan sehari semalam".

Tsabit bin Ibrahim bertekad akan pergi menemui si pemilik kebun itu. Katanya kepada orangtua itu, "Tidak mengapa. Aku akan tetap pergi menemuinya, meskipun rumahnya jauh. Aku telah memakan apel yang tidak halal bagiku karena tanpa seijin pemiliknya. Bukankah Rasulullah Saw sudah memperingatkan kita lewat sabdanya : "Siapa yang tubuhnya tumbuh dari yang haram, maka ia lebih layak menjadi umpan api neraka."

Tsabit pergi juga ke rumah pemilik kebun itu, dan setiba disana dia langsung mengetuk pintu. Setelah si pemilik rumah membukakan pintu, Tsabit langsung memberi salam dengan sopan, seraya berkata, "Wahai tuan yang pemurah, saya sudah terlanjur makan setengah dari buah apel tuan yang jatuh ke luar kebun tuan. Karena itu sudikah tuan menghalalkan apa yang sudah kumakan itu ?" Lelaki tua yang ada di hadapan Tsabit mengamatinya dengan cermat. Lalu dia berkata tiba-tiba, "Tidak, aku tidak bisa menghalalkannya kecuali dengan satu syarat." Tsabit merasa khawatir dengan syarat itu karena takut ia tidak bisa memenuhinya. Maka segera ia bertanya, "Apa syarat itu tuan?" Orang itu menjawab, "Engkau harus mengawini putriku !"

Tsabit bin Ibrahim tidak memahami apa maksud dan tujuan lelaki itu, maka dia berkata, "Apakah karena hanya aku makan setengah buah apelmu yang jatuh ke luar dari kebunmu, aku harus mengawini putrimu ?" Tetapi pemilik kebun itu tidak menggubris pertanyaan Tsabit. Ia malah menambahkan, katanya, "Sebelum pernikahan dimulai engkau harus tahu dulu kekurangan-kekurangan putriku itu. Dia seorang yang buta, bisu, dan tuli. Lebih dari itu ia juga seorang gadis yang lumpuh !"

Tsabit amat terkejut dengan keterangan si pemilik kebun. Dia berpikir dalam hatinya, apakah perempuan semacam itu patut dia persunting sebagai isteri gara-gara ia memakan setengah buah apel yang tidak dihalalkan kepadanya? Kemudian pemilik kebun itu menyatakan lagi, "Selain syarat itu aku tidak bisa menghalalkan apa yang telah kau makan !"

Namun Tsabit kemudian menjawab dengan mantap, "Aku akan menerima pinangannya dan perkawinannya. Aku telah bertekad akan mengadakan transaksi dengan Allah Rabbul 'Alamin. Untuk itu aku akan memenuhi kewajiban-kewajiban dan hak-hakku kepadanya karena aku amat berharap Allah selalu meridhaiku dan mudah-mudahan aku dapat meningkatkan kebaikan-kebaikanku di sisi Allah Ta'ala". Maka pernikahanpun dilaksanakan. Pemilik kebun itu menghadirkan dua saksi yang akan menyaksikan akad nikah mereka. Sesudah perkawinan usai, Tsabit dipersilahkan masuk menemui istrinya. Sewaktu Tsabit hendak masuk kamar pengantin, dia berpikir akan tetap mengucapkan salam walaupun istrinya tuli dan bisu, karena bukankah malaikat Allah yang berkeliaran dalam rumahnya tentu tidak tuli dan bisu juga. Maka iapun mengucapkan salam, "Assalamu'alaikum�."

Tak dinyana sama sekali wanita yang ada dihadapannya dan kini resmi menjadi istrinya itu menjawab salamnya dengan baik. Ketika Tsabit masuk hendak menghampiri wanita itu, dia mengulurkan tangan untuk menyambut tangannya. Sekali lagi Tsabit terkejut karena wanita yang kini menjadi istrinya itu menyambut uluran tangannya.

Tsabit sempat terhentak menyaksikan kenyataan ini. "Kata ayahnya dia wanita tuli dan bisu tetapi ternyata dia menyambut salamnya dengan baik. Jika demikian berarti wanita yang ada di hadapanku ini dapat mendengar dan tidak bisu. Ayahnya juga mengatakan bahwa dia buta dan lumpuh tetapi ternyata dia menyambut kedatanganku dengan ramah dan mengulurkan tangan dengan mesra pula", kata Tsabit dalam hatinya. Tsabit berpikir mengapa ayahnya menyampaikan berita-berita yang bertentangan dengan kenyataan yang sebenarnya ?

Setelah Tsabit duduk disamping istrinya, dia bertanya, "Ayahmu mengatakan kepadaku bahwa engkau buta. Mengapa ?" Wanita itu kemudian berkata, "Ayahku benar, karena aku tidak pernah melihat apa-apa yang diharamkan Allah". Tsabit bertanya lagi, "Ayahmu juga mengatakan bahwa engkau tuli. Mengapa?" Wanita itu menjawab, "Ayahku benar, karena aku tidak pernah mau mendengar berita dan cerita orang yang tidak membuat ridha Allah. Ayahku juga mengatakan kepadamu bahwa aku bisu dan lumpuh, bukan?" tanya wanita itu kepada Tsabit yang kini sah menjadi suaminya. Tsabit mengangguk perlahan mengiyakan pertanyaan istrinya. Selanjutnya wanita itu berkata, "aku dikatakan bisu karena dalam banyak hal aku hanya mengunakan lidahku untuk menyebut asma Allah Ta'ala saja. Aku juga dikatakan lumpuh karena kakiku tidak pernah pergi ke tempat-tempat yang bisa menimbulkan kegusaran Allah Ta'ala".

Tsabit amat bahagia mendapatkan istri yang ternyata amat saleh dan wanita yang akan memelihara dirinya dan melindungi hak-haknya sebagai suami dengan baik. Dengan bangga ia berkata tentang istrinya, "Ketika kulihat wajahnya Subhanallah, dia bagaikan bulan purnama di malam yang gelap".

Tsabit dan istrinya yang salihah dan cantik rupawan itu hidup rukun dan berbahagia. Tidak lama kemudian mereka dikaruniai seorang putra yang ilmunya memancarkan hikmah ke penjuru dunia. Itulah Al Imam Abu Hanifah An Nu'man bin Tsabit.
About 0 masukan | edit post